Memahami Fungsi dalam Keluarga

Dari Renungan
Revisi sejak 24 Agustus 2015 06.56 oleh Renungan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Oleh: Hans Yakub Lekipera, STh, M.Min''' Fungsi-fungsi dalam Keluarga Ketika berbicara tentang keluarga, maka tidak terhindarkan kita harus berbicara soal fungsi-fu...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Oleh: Hans Yakub Lekipera, STh, M.Min


Fungsi-fungsi dalam Keluarga

Ketika berbicara tentang keluarga, maka tidak terhindarkan kita harus berbicara soal fungsi-fungsi keluarga. Secara singkat, beberapa fungsi dalam keluarga yang harus dijalankan dalam rangka membangun keluarga, antara lain: Pertama, Fungsi Sosialisasi Anak yang menunjuk pada peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak, proses pembelajaran terhadap anak agar memiliki karakter yang baik. Kedua, Fungsi Afeksi yang menjamin terpenuhinya kebutuhan kasih sayang atau rasa cinta yang dilandasi dengan keyakinan bahwa penyebab utama gangguan emosional, perilaku dan bahkan kesehatan fisik adalah ketiadaan cinta, yakni tidak adanya kehangatan dan hubungan kasih sayang dalam suatu lingkungan yang intim. Kenakalan anak karena anak yang tidak mendapatkan perhatian atau merasakan kasih sayang. Ketiga, Fungsi Edukatif yang dilandasi keyakinan bahwa keluarga merupakan guru pertama dalam mendidik anak. Hal itu dapat dilihat dari pertumbuhan sorang anak mulai dari bayi, belajar jalan, hingga mampu berjalan itu terjadi dalam keluarga. Keempat, Fungsi Religius yang mendorong dikembangkannya keluarga dan seluruh anggotanya menjadi insan-insan agama yang penuh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan. Keluarga harus menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan iman. Kelima, Fungsi Rekreatif yang memberikan suasana yang sangat gembira bagi anggota keluarga. Tentu hal ini tidak terlepas dari keyakinan iman bahwa “hati yang gembira adalah obat” (Amsal 17:22). Keenam, Fungsi Ekonomis yang menjamin tersedianya kebutuhan-kebutuhan pokok dan memungkinkan keluarga mempertahankan hidupnya. Ketujuh, Fungsi Protektif yang menjamin keluarga menjadi tempat yang nyaman bagi para anggotanya. Fungsi ini bertujuan agar para anggota keluarga dapat terhindar dari hal-hal yang negatif melalui upaya perlindungan fisik, ekonomis, dan psikologis bagi seluruh anggotanya.