29 April 2015: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{Aletea}} {{April}} Rabu, 29 April 2015 Bacaan: {{Alkitab|1 Korintus 13:4-8}} Nats: Ayat 7 ==Terapi Kasih== Karakter buruk manusia mampu mengganjal kenyamanan da...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Aletea}} {{April}} | {{Aletea}} {{April}} | ||
[[Berkas:Cover Renungan Alethea April.png|left|250px]] | |||
Rabu, 29 April 2015 | Rabu, 29 April 2015 | ||
Baris 14: | Baris 14: | ||
Keluarga yang dikasihi Tuhan, hal yang penting juga adalah mewaspadai, salah satu faktor penyebab pikiran negatif adalah menyimpan kesalahan orang lain, sumber dari sakit hati. Kita harus kembali ke kesadaran bahwa setiap kita tidak sempurna, mempunyai kelemahan. Jadi dengan menerapkan kasih, maka setiap kita juga akan memberi dan menerima hal baik dari kasih itu sendiri. Dengan demikian, dengan kasih kita menutupi segala sesuatu yang menghambat kita melakukan kehendak Tuhan dalam keluarga. (mtm) | Keluarga yang dikasihi Tuhan, hal yang penting juga adalah mewaspadai, salah satu faktor penyebab pikiran negatif adalah menyimpan kesalahan orang lain, sumber dari sakit hati. Kita harus kembali ke kesadaran bahwa setiap kita tidak sempurna, mempunyai kelemahan. Jadi dengan menerapkan kasih, maka setiap kita juga akan memberi dan menerima hal baik dari kasih itu sendiri. Dengan demikian, dengan kasih kita menutupi segala sesuatu yang menghambat kita melakukan kehendak Tuhan dalam keluarga. (mtm) | ||
Pokok Doa hari ini: | Pokok Doa hari ini: |
Revisi terkini sejak 17 Maret 2015 00.43
Renungan Harian Keluarga Aletea | |||||
---|---|---|---|---|---|
Renungan | Artikel | Konseling | Kesaksian | Jaringan Pelayan Anak |
Rabu, 29 April 2015
Bacaan: 1 Korintus 13:4-8
Nats: Ayat 7
Terapi Kasih
Karakter buruk manusia mampu mengganjal kenyamanan dalam keluarga, salah satunya adalah pikiran negatif. Karakter ini mengganggu kebebasan setiap anggota keluarga dalam mengungkapkan perasaan satu kepada yang lain; menghambat alur komunikasi keluarga. Tetapi bagaimana kita menyingkirkan pikiran negatf ini?
Di dalam ayat firman Tuhan hari ini, rasul Paulus mengajar kita untuk menerapkan terapi kasih di dalam keluarga, hingga nuansa merdeka dan nyaman menaungi keluarga kita. Ayat 4-7 tentang isi kasih itu, mari perhatikan bahwa kasih itu tidak berpusat pada diri sendiri. Dia bertujuan baik dan positif pada yang lain. Dan sebaliknya kasih itu mereduksi ke-aku-an; membongkar ke-aku-an yang sering menjadi sandungan.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, hal yang penting juga adalah mewaspadai, salah satu faktor penyebab pikiran negatif adalah menyimpan kesalahan orang lain, sumber dari sakit hati. Kita harus kembali ke kesadaran bahwa setiap kita tidak sempurna, mempunyai kelemahan. Jadi dengan menerapkan kasih, maka setiap kita juga akan memberi dan menerima hal baik dari kasih itu sendiri. Dengan demikian, dengan kasih kita menutupi segala sesuatu yang menghambat kita melakukan kehendak Tuhan dalam keluarga. (mtm)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa dan Negara;
- Pelayanan RHK Aletea.