15 Mei 2014
Renungan Harian Keluarga Aletea | |||||
---|---|---|---|---|---|
Renungan | Artikel | Konseling | Kesaksian | Jaringan Pelayan Anak |
< | Mei 2014 | > | ||||
'14 | ||||||
M | S | S | R | K | J | S |
1 | 2 | 3 | ||||
4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Kalender Setahun |
Kamis, 1 Mei 2014
Bacaan: 1 Korintus 8:1-13
Nats: Ayat 6
Pilih Tuhan!
Hidup adalah pilihan dan ada begitu banyak tawaran penunjang hidup yang menggiurkan. Tuhan mengajari setiap kita cakap dalam membuat keputusan secara tepat.
Alkitab dengan tegas berkata bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Yesus Kristus, yang kita sembah di dalam Roh dan kebenaran. Artinya, ketika memutuskan menjadi pengikutNya, kita tidak punya pilihan lain selain menjadikan Dia sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah. Roh kita berpusatkan pada Kristus dan terus memelihara keintiman denganNya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, kita harus menyadari akan pentingnya menjadikan Yesus sebagai pusat hidup. Hal ini akan membuat kita peka akan Roh Kudus, juga memimpin kita untuk bertindak lebih berhati-hati dalam hidup ini. Banyaknya pilihan sarana hidup membuat kita sering tidak bisa fokus pada Tuhan. Bahkan ada yang terang-terangan berpaling dari Tuhan. Oleh karena itu, mari keluarga kita terus memelihara iman dan fokus pada Tuhan, agar roh kita terpelihara, selalu ada Tuhan dalam langkah kita. Firman-Nya, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (ros)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (korban bencana alam Manado);
- Aletea (pendirian Yayasan)
Kamis, 15 Mei 2014
Bacaan: Kisah Para Rasul 11:1-18
Nats: Ayat 18
Berani Berubah
Betapa sulitnya kita mengubah diri dari suatu kebiasaan tertentu. Terlebih kebiasaan yang sudah mendarah daging. Kebiasaan buruk bisa merusak kehidupan, kebiasaan baik dapat membangun hidup. Perubahan itu bukan sesuatu yang tidak mungkin, hanya saja dibutuhkan kekuatan besar untuk menggerakkannya yang memampukan diri membongkar kebiasaan lama.
Sebagai Yahudi asli, Petrus sangat berpegang pada aturan tentang haram-halal yang ketat dalam agamanya dan pandangan bahwa hanya merekalah bangsa pilihan yang diselamatkan Allah. Namun dengan caraNya Tuhan membongkar pemahaman lama Petrus, membuka pemikirannya bahwa Allah terbuka bagi segala bangsa. Akhirnya Petrus mengerti dan mendapatkan pengalaman baru yang akan membawanya kepada hidup.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, ketika kita mau berubah dari pola hidup lama menjadi baru, kita butuh Roh Allah yang terus menolong dan membimbing kita. Hati yang keras pun sanggup dilembutkannya dan mengubah karakter yang kurang baik. Mari mempersilahkan Roh Tuhan bekerja atas kita. Dia memiliki cara dan waktu untuk mengubahnya. Kita sendiri harus mau dipimpin olehNya dan berani membongkar, berani berubah menjadi yang lebih baik, pertama-tama dibutuhkan kemauan. (rs)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (Lembaga-lembaga pendidikan);
- Aletea (Percetakan)