16 Mei 2014
Renungan Harian Keluarga Aletea | |||||
---|---|---|---|---|---|
Renungan | Artikel | Konseling | Kesaksian | Jaringan Pelayan Anak |
< | Mei 2014 | > | ||||
'14 | ||||||
M | S | S | R | K | J | S |
1 | 2 | 3 | ||||
4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Kalender Setahun |
Kamis, 1 Mei 2014
Bacaan: 1 Korintus 8:1-13
Nats: Ayat 6
Pilih Tuhan!
Hidup adalah pilihan dan ada begitu banyak tawaran penunjang hidup yang menggiurkan. Tuhan mengajari setiap kita cakap dalam membuat keputusan secara tepat.
Alkitab dengan tegas berkata bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Yesus Kristus, yang kita sembah di dalam Roh dan kebenaran. Artinya, ketika memutuskan menjadi pengikutNya, kita tidak punya pilihan lain selain menjadikan Dia sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah. Roh kita berpusatkan pada Kristus dan terus memelihara keintiman denganNya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, kita harus menyadari akan pentingnya menjadikan Yesus sebagai pusat hidup. Hal ini akan membuat kita peka akan Roh Kudus, juga memimpin kita untuk bertindak lebih berhati-hati dalam hidup ini. Banyaknya pilihan sarana hidup membuat kita sering tidak bisa fokus pada Tuhan. Bahkan ada yang terang-terangan berpaling dari Tuhan. Oleh karena itu, mari keluarga kita terus memelihara iman dan fokus pada Tuhan, agar roh kita terpelihara, selalu ada Tuhan dalam langkah kita. Firman-Nya, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (ros)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (korban bencana alam Manado);
- Aletea (pendirian Yayasan)
Jumat, 16 Mei 2014
Bacaan: Yosua 24:1-15
Nats: Ayat 14-15
Mezbah Keluarga
Hidup kekristenan adalah hidup yang mengandalkan Tuhan. Beberapa kali Yosua mengalami 'teguran' dari Tuhan untuk tetap teguh dan menguatkan hati dalam memimpin Israel. Tuhan juga meyakinkan Yosua bahwa Dialah sesungguhnya yang berperang.
Orang yang hidupnya bergaul erat dengan Allah akan selalu memiliki kerinduan beribadah tanpa dibatasi oleh waktu, tidak dihalangi oleh kondisi apapun. Yosua memiliki tekad untuk membangun mezbah bersama keluarganya dan beribadah hanya pada TUHAN. Ia telah menemukan andalan pasti dalam hidup pribadi dan keluarganya. Dia juga mau hal itu menjadi teladan bagi umat Israel.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, keluarga yang dipimpin oleh Roh Kudus akan selalu memiliki kerinduan untuk mengadakan persekutuan dengan Tuhan dalam segala suasana hidup sehingga ada pujian, penyembahan, doa dan firman yang dibangun di sana. Kita harus yakin bahwa dengan dibangunnya sebuah mezbah dalam keluarga maka sejatinya secara imani sedang dibangun kekuatan secara ilahi dalam hidup kerohanian kita. Ini sangat sangat penting, sebab kekuatan kita terbatas dalam menghadapi setiap tantangan dan persoalan yang ada. Kita perlu Tuhan. (ros)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (Komnas HAM);
- Aletea (Rencana mengisi acara di Radio Pelita Kasih)