19 Mei 2014
Renungan Harian Keluarga Aletea | |||||
---|---|---|---|---|---|
Renungan | Artikel | Konseling | Kesaksian | Jaringan Pelayan Anak |
< | Mei 2014 | > | ||||
'14 | ||||||
M | S | S | R | K | J | S |
1 | 2 | 3 | ||||
4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Kalender Setahun |
Kamis, 1 Mei 2014
Bacaan: 1 Korintus 8:1-13
Nats: Ayat 6
Pilih Tuhan!
Hidup adalah pilihan dan ada begitu banyak tawaran penunjang hidup yang menggiurkan. Tuhan mengajari setiap kita cakap dalam membuat keputusan secara tepat.
Alkitab dengan tegas berkata bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Yesus Kristus, yang kita sembah di dalam Roh dan kebenaran. Artinya, ketika memutuskan menjadi pengikutNya, kita tidak punya pilihan lain selain menjadikan Dia sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah. Roh kita berpusatkan pada Kristus dan terus memelihara keintiman denganNya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, kita harus menyadari akan pentingnya menjadikan Yesus sebagai pusat hidup. Hal ini akan membuat kita peka akan Roh Kudus, juga memimpin kita untuk bertindak lebih berhati-hati dalam hidup ini. Banyaknya pilihan sarana hidup membuat kita sering tidak bisa fokus pada Tuhan. Bahkan ada yang terang-terangan berpaling dari Tuhan. Oleh karena itu, mari keluarga kita terus memelihara iman dan fokus pada Tuhan, agar roh kita terpelihara, selalu ada Tuhan dalam langkah kita. Firman-Nya, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (ros)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (korban bencana alam Manado);
- Aletea (pendirian Yayasan)
Senin, 19 Mei 2014
Bacaan: Roma 12:1-8
Nats: Ayat 2
Agen Pembaharuan
Agen adalah seseorang yang sanggup mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu. Agen pembaharuan berarti harus membawa berita-berita pembaharuan dan sanggup mempengaruhi orang lain agar mengalami pembaharuan. Ada dua panggilannya: memperbaharui diri sendiri terlebih dahulu, baru meyakinkan orang lain untuk hidup secara baru.
Mempersembahkan korban adalah bagian penting dalam agama Yahudi. Tetapi Paulus menekankan bahwa orang beriman tidak perlu lagi mempersembahkan korban binatang dsb, lebih baik mempersembahkan seluruh dirinya bagi pelayanan yang hidup kepada Allah. Tidak serupa lagi dengan dunia yang menjalani dan menilai hidup secara ukuran manusia. Lahir baru dengan budi yang sudah dibaharui. Itulah korban persembahan orang percaya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, belajar dari perikop ini, ada dua hal yang harus kita tekankan: membaharui diri dan sekitar kita. Agen ke dalam dan ke luar. Semua itu tak dapat kita kerjakan tanpa pertolongan kuasa Allah melalui RohNya. Oleh karena itu dibutuhkan hati yang mau terbuka menerima bentukan dan pimpinan Roh Kudus. Seringkali hati kita terlalu gaduh dengan hiruk-pikuknya pergumulan dan aktivitas kehidupan hingga tak mendengar suaraNya. (rs)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (anak-anak terlantar);
- Aletea (Penerbit Suara Harapan Bangsa)