21 Mei 2014
Renungan Harian Keluarga Aletea | |||||
---|---|---|---|---|---|
Renungan | Artikel | Konseling | Kesaksian | Jaringan Pelayan Anak |
< | Mei 2014 | > | ||||
'14 | ||||||
M | S | S | R | K | J | S |
1 | 2 | 3 | ||||
4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Kalender Setahun |
Kamis, 1 Mei 2014
Bacaan: 1 Korintus 8:1-13
Nats: Ayat 6
Pilih Tuhan!
Hidup adalah pilihan dan ada begitu banyak tawaran penunjang hidup yang menggiurkan. Tuhan mengajari setiap kita cakap dalam membuat keputusan secara tepat.
Alkitab dengan tegas berkata bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Yesus Kristus, yang kita sembah di dalam Roh dan kebenaran. Artinya, ketika memutuskan menjadi pengikutNya, kita tidak punya pilihan lain selain menjadikan Dia sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah. Roh kita berpusatkan pada Kristus dan terus memelihara keintiman denganNya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, kita harus menyadari akan pentingnya menjadikan Yesus sebagai pusat hidup. Hal ini akan membuat kita peka akan Roh Kudus, juga memimpin kita untuk bertindak lebih berhati-hati dalam hidup ini. Banyaknya pilihan sarana hidup membuat kita sering tidak bisa fokus pada Tuhan. Bahkan ada yang terang-terangan berpaling dari Tuhan. Oleh karena itu, mari keluarga kita terus memelihara iman dan fokus pada Tuhan, agar roh kita terpelihara, selalu ada Tuhan dalam langkah kita. Firman-Nya, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (ros)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (korban bencana alam Manado);
- Aletea (pendirian Yayasan)
Rabu, 21 Mei 2014
Bacaan: Roma 8:1-17
Nats: Ayat 14
Menjadi Anak Allah
Dalam hubungan berkeluarga, anak biasanya diajarkan untuk taat dan patuh terhadap orang tuanya, selalu menjaga nama baik orang tuanya dimanapun dia berada dan apapun yang dia lakukan.
Allah menawarkan kita kesempatan untuk menjadi anak-anakNya, tertulis dalam Alkitab: "Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah" (1Yohanes 3:1). Sebagai anak-anak Allah yang diutus ke dalam dunia, Tuhan tidak ingin kita menjadi sama dengan dunia dan akhirnya justru merusak nama baik Bapa kita, tetapi kita memperkenalkan Bapa kita kepada dunia, membawa pengaruh yang baik bagi dunia, supaya melalui kita orang yang tidak percaya dapat menjadi percaya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, untuk tetap menjadi anak Allah di tengah-tengah dunia ini, kita memerlukan Roh Kudus untuk memimpin kita dalam setiap langkah kita. Ketika kita menyerahkan diri untuk dipimpin oleh Roh maka kita pun akan terhindar dari hal-hal yang tidak dikehendaki Allah. Semakin setia keluarga Kristen terhadap firman Tuhan, semakin kuat pula pengaruh Roh Kudus dalam keluarga tersebut. (shp)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (Peran PGI);
- Aletea (Rencana pengadaan mesin cetak)