27 Mei 2014
Renungan Harian Keluarga Aletea | |||||
---|---|---|---|---|---|
Renungan | Artikel | Konseling | Kesaksian | Jaringan Pelayan Anak |
< | Mei 2014 | > | ||||
'14 | ||||||
M | S | S | R | K | J | S |
1 | 2 | 3 | ||||
4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Kalender Setahun |
Kamis, 1 Mei 2014
Bacaan: 1 Korintus 8:1-13
Nats: Ayat 6
Pilih Tuhan!
Hidup adalah pilihan dan ada begitu banyak tawaran penunjang hidup yang menggiurkan. Tuhan mengajari setiap kita cakap dalam membuat keputusan secara tepat.
Alkitab dengan tegas berkata bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Yesus Kristus, yang kita sembah di dalam Roh dan kebenaran. Artinya, ketika memutuskan menjadi pengikutNya, kita tidak punya pilihan lain selain menjadikan Dia sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah. Roh kita berpusatkan pada Kristus dan terus memelihara keintiman denganNya.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, kita harus menyadari akan pentingnya menjadikan Yesus sebagai pusat hidup. Hal ini akan membuat kita peka akan Roh Kudus, juga memimpin kita untuk bertindak lebih berhati-hati dalam hidup ini. Banyaknya pilihan sarana hidup membuat kita sering tidak bisa fokus pada Tuhan. Bahkan ada yang terang-terangan berpaling dari Tuhan. Oleh karena itu, mari keluarga kita terus memelihara iman dan fokus pada Tuhan, agar roh kita terpelihara, selalu ada Tuhan dalam langkah kita. Firman-Nya, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (ros)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (korban bencana alam Manado);
- Aletea (pendirian Yayasan)
Selasa, 27 Mei 2014
Bacaan: 2 Korintus 8:1-15
Nats: Ayat 14
Ditopang Untuk Menopang
Sebagai anggota persekutuan Kristen, kita sudah terbiasa dengan karakter hidup satu bagi yang lain; hidup tidak berpusat pada diri sendiri; selalu mempunyai ruang empati bagi sesama.
Jemaat Makedonia yang miskin, dalam penderitaan dan kesulitan, tergerak memberikan persembahan kasih kepada jemaat Yerusalem. Berbanding terbalik dengan jemaat Korintus yang kaya, berjanji menolong tetapi tidak lekas melakukannya.
Sering ketika kita sedang lemah, butuh kekuatan, butuh pundak untuk berbagi karena masalah, justru ada orang lain yang curhat ke kita. Mengapa? Karena sejatinya tanpa kita tahu Tuhan telah sangat mendukung kita. Sekarang giliran kita memberi diri bagi orang lain.
Keluarga yang dikasihi Tuhan, permasalahan sering membuat kita lemah dalam berempati. Pengalaman iman membuktikan bahwa dengan membuka tangan bagi orang lain di saat kita juga berbeban berat, memberi pundak bagi yang menangis saat kita sangat butuh dihibur, mengulurkan tangan bagi yang berkekurangan, sesungguhnya saat itulah kita juga dikuatkan, dihiburkan, dicukupkan. Kekuatan mana yang menyanggupkan kita untuk menopang orang lain? Kuasa Roh Kudus! Kita telah ditopangNya maka pada gilirannya kita juga harus menopang orang lain. (rs)
Pokok Doa hari ini:
- Pergumulan Pembaca;
- Keluarga-keluarga Kristen;
- Bangsa (Para Napi, khusus yang Kristen);
- Aletea (pembaca dan pelanggang)